Kain Sutra – Sejarah Bunga Sutra

Banyak yang percaya bahwa sejak nomenklatur sutra telah ditambahkan ke bunga-bunga buatan bunga-bunga ini pertama kali dikembangkan di Cina mengikuti teknologi ekstraksi sutra dari kepompong ngengat sutra. Kebenaran klaim tersebut masih belum sepenuhnya dikonfirmasi sebagai orang-orang China asli telah menciptakan sejumlah beragam kerajinan sutra berbasis salah satu yang bisa menjadi bunga sutra pertama.

Meskipun bunga buatan telah ada sepanjang sejarah dan termasuk bunga Mesir kuno terbuat dari papirus periode tercatat bunga sutra dimulai di ke abad ketika Eropa ingin melestarikan keindahan sekilas bunga nyata. Paris tempat kelahiran banyak bentuk seni juga diyakini sebagai tempat kelahiran bunga sutra modern. Bunga pertama entah terbuat dari kertas krep atau kain sutra. Tradisi melipat kertas krep menjadi bunga masih diajarkan di banyak seni dan sekolah kerajinan di seluruh dunia karena mudah untuk belajar. Namun karena semua kerajinan lainnya sangat sulit untuk dikuasai. Kain sutera dengan mudah bisa dilipat menjadi bunga yang dapat mempertahankan bentuknya untuk waktu yang lama jika dilakukan dengan benar.

Pada awal abad sejumlah besar penelitian dilakukan pada polimer-polimer dan produk yang akhirnya akan merevolusi dunia bunga. Seluloid menjadi bahan baku yang menjanjikan untuk menciptakan mekar indah di tahun saat pengrajin Jepang menjadi sangat fleksibel dalam bidang ini. Namun karena sifatnya yang mudah terbakar seluloid segera dilarang penggunaan umum. Dalam busa tempatnya dan produk lainnya segera merayap cara mereka ke dalam industri bunga sutra dan lembaran busa berwarna setipis kelopak adalah untuk membayangi bunga kertas krep. Sebuah segmen kecil seniman tradisional masih dilipat bunga sutra nyata tetapi ini sangat mahal dibandingkan dengan bunga busa. Namun demikian tampilan akurasi dan realistis bunga sutra itu jarang bisa ditemukan dengan bunga busa.

Namun ini bukan akhir dari bunga buatan indahnya. kemajuan terbaru dalam teknologi telah membuka jalan baru untuk bunga sutra. Campuran katun dan poliester kain yang lembut seperti sutera sambil sedikit lebih tahan terhadap keausan sekarang menjadi dasar untuk bunga buatan dari segala jenis. terus pewarna ini dan tekstur sama dengan baik dan lebih murah untuk menghasilkan selain sutra sesungguhnya sementara mempertahankan semua sifat-sifat sutra nyata. Masa depan bunga sutra sekarang terletak pada kemajuan kain tersebut diproduksi secara artifisial AC dan cetakan disuntikkan PVC. Meskipun demikian para pengrajin sutra lipat di seluruh dunia masih memegang rahasia sejati bunga sutra lipat sempurna menciptakan keindahan bunga nyata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: